SUARA RAKYAT 

Warga Laporkan Dugaan Pencemaran Lingkungan Kepolda Kalteng Dan Presiden RI

Sampit, – Kasus dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Sukajadi Sawit Mekar (PT SSM) yang terjadi di sungai Buluh Tibung anak sungai Seranau, Desa Tanah Putih dan Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada bulan Agustus 2018 lalu, sampai sekarang masih belum ada penjelasan.

Hendra warga desa Tanah Putih mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat laporan kesejumlah intansi penegak hukum bahkan ke Presisen RI Ir Joko widodo.

“Kami sudah laporkan kasus ini kepolda kalteng dan ke Presiden RI dengan harapan PT Sukajadi Sawit Mekar bisa bertanggungjawab. kalau bukan punya PT SSM limbah itu, lalu punya siapa yang bocor kesungai buluh tiwung. Sebab waktu DPRD Kotim dan warga turun kelapangan banyak tumpahan limbah disungai tersebut,” Katanya kepada wartawan, Rabu (19/9/2018).

Dari pencemaran lingkungan tersebut, mengakibatkan puluhan ribu ikan disungai dan dikeramba milik masyarakat mati dan berdampak pada masyarakat yang menjadikan sungai sebagai mata pencariannya. Untuk itu, masyarakat meminta tanggungjawab pasti pihak tersebut.

Lanjut Hendra, pihaknya bukan tidak mempercayai hasil laboratorium yang dikirim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tapi pihaknya lebih mempercayai hasil fakta dilapangam.

“Fakta lapangan kita punya, dan datanya lengkap terkait ada indikasi limbah sawit, sebagai barang bukti pelaporan ke Polda Kalteng,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: