DPRD KOTIM 

Waduh Harga Ayam Bikin Resah, Wakil Ketua Komisi II Minta Pemkab Tingkatkan UMKM

Sampit,- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim, Alexius Esliter juga turut merasakan beban masyarakat atas dampak kenaikan harga daging Ayamdi pasaran yang mana mengalami kenaikan drastus sampai saat ini.

Menanggapi hal ini, dia meminta agar pemerintah daerah dan Dinas Terkait khususnya untuk meningkatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kabupaten setempat.

“Kalau memang kita masih kekurangan stok masalah daging ayam ini, harusnya UMKM kita tingkatkan, jangan hanya duduk diam meratapi nasib, apa langkah dinas perdagangan dalam megatasi hal ini,” Ungkapnya Rabu (25/7/2018).

Dia juga sangat megayangkan peran Dinas tersebut dalam beberapa tahun terkahir ini tidak pro terhadap nasib masyarakat. Menurutnya kenaikan harga ayam yang sempat mencapai angka 65 ribu per kilo ini sudah melampau kemampuan masyarakat ekonomi kebawah.

“Bayangkan saja, pendapatan masyarakat menegah kebawah mungkin saja 100 ribu per hari, itupun sudah paling besar, dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten ( UMK) yang hanya mencapai 2,3 juta perbulan, jelas tidak berbanding dengan nilai ekonomis yang ada.

“Kita bisa hitung, pendapatan dan pengeluaran saja jauh melenceng, itu bagi yang bekerja di perusahaan maupun pemerintahan, kalau masyarakat yang bekerja tidak menentu bagaimana nasib mereka,” Lanjutnya.

Dia mengharapkan permasalahan sembako dan lainnya di Kotawaringin Timur harus menjadi prioritas pemerintah, agar dampak sulitnya ekonomi saat ini tidak mencekik masyarakat secara jangka panjang.

“Solusinya adalah membudayakan petani dan peternak lokal, tingkatkan itu, kalau hanya menunggu pasokan dari luar Provinsi itu namanya bukan menumbuhkan tetapi ekonomi kita mundur,” Tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment