DPRD KOTIM 

Jangan Ada Oknum Ambil Kesempatan Saat Musim DBD Di Kotim

Sampit,- Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sutik SE meminta kepada pemerintah daerah khususnya Dinas Kasehatan Kotim untuk melakukan pencegahan sekaligus penindakan dilapangan terkait maraknya oknum tertentu yang berjualan obat anti nyamuk DBD (Demam Berdarah Dengue).

Menurut SSutik dirinya mendapat informasi dari masyarakat di kawasan Baamang dan Ketapang sudah terjadi praktik penjualan semacam obat pembasmi jentik dan nyamuk yang berbentuk sachet dijual dengan harga 5000 per sachet.

“Di apotek saja dijual paling tinggi 1000, lalu di jual oleh oknum 5000, bahkan dinas terkait juga sering membagikan obat semacam pemusnah jentik ini secaea gratis, ini jangan dibiarkan dinkes harus turun tangan,” Ungkapnya Kamis (28/6/2018).

Bahkan legislator Gerindra ini menjelaskan sejauh ini masyarakat tidak mengerti akan harga obat tersebut, dan apabila tidak digunakan dengan benar bisa saja berbahaya bagi kesehatan para penghuni rumah.

“Iya kalau obat yang dijual itu benar sesuai dengan yang di apotik, kalau obat itu oplosan, bisa berbahaya bagi masyarakat, saya sudah mendapat info ini dari masyarakat, ini sudah terjadi,” Tutupnya.

BERITA TERKAIT