DPRD KOTIM 

Roy L Gaol : Media Massa Adalah Instrumen Kontrol Dan Wujud Transparansi Publik

Sampit,- Diam- diam ternyata Roy L Gaol juga terus mengikuti kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotim, Jamaludin tersebut.

Roy menyebutkan perlawanan Jamaludin yang kini melakukan Prapradilan terhadap kasus yang menjeratnya tersebut, adalah merupakan hak setiap manusia dimuka bumi ini, dalam mencari keadilan baginya.

“Namun apabila mempersalahkan media massa, seperti yang saya baca di salah satu media lokal di Kotim ini, itu tidak dibenarkan oleh Undang-undang, Pers dilindungi, karena perannya bagi masyarakat nasional bahkan internasional sangat penting, terutama dalam menjaga stabilitas produk hukum di negara kita ini,” ujarnya di sampit, rabu (26/4/2018).

Bahkan menurut anggota Komisi I DPRD Kotim ini, peran media masa dalam memberikan kontribusinya bagi daerah maupun tingkat nasional tidak diragukan lagi, sebagai lending kontrol yang tetap eksis menjaga keterbukaan informasi kepada publik.

“Tidak bisa suatu media itu kesannya di intimidasi, menyampaikan informasi sudah merupakan hak mereka yang di atur dalam aturan perundangan, kalau menyudutkan media artinya membatasi informasi kepada publik,” jelasnya.

Legislator partai PAN ini juga memaparkan, kebebasan Pers sudah di atur oleh UU Nomor 40 Tahun 1999, serta UU Nomor 14 Tahun 2008 yang mengatur tentang keterbukaan di ruang publik.

“Toh kalau seseorang, baik dia tersangka maupun narasumber yang merasa keberatan dengan suatu pemberitaan di media masa, harusnya mengajukan hak jawab, itu aturan mainnya,” tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: