DPRD KOTIM 

Awas Pengguna Dan Pengedar Zenith Bisa Kena 15 Tahun Penjara

Sampit,- Sekertaris Komisi III DPRD Kotim, Hero Haripanno Mandouw menjelaskan, dalam aturan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika sudah jelas berapa ancaman bagi pengguna dan pengedar obat terlarang tersebut.

“Kalau dia (Zenith) sudah masuk dalam daftar obat terlarang golongan satu, berarti sudah jelas kena UU Nomor 35 tahun 2009 tersebut, berarti 15 tahun penjara menanti pengguna atau pengedar,” Ucapnya Jumat, (6/4/2018).

Hero juga menerangkan, selama ini proses penindakan terhadap pelaku, baik pengguna maupun pengedar selalu terbatas atau di batasi oleh aturan Kementrian Kesehatan yang lama.

“Dengan di revisinya aturan tentang obat Zenith atau obat terlarang yang mengandung Kasoprodrol ini maka artinya penindakannya secara proses hukum sudah mengacu pada aturan UU narkotika ini yang memang kita tunggu selama ini, agar generasi kita tidak terus terjerumus,” Timpalnya.

Bahkan menurut Politisi Partai Demokrat ini, dengan dimasukannya Zenith atau obat lainnya yang sejenis, dalam kategori Narkotika, maka hukuman bagi para pelaku bisa maksimal.

“Dengan ancaman hukuman yang begitu lama itu, akan melahirkan efek jera, terutama kita ketahui selama ini IRT (Ibu Rumah Tangga) banyak yang menjadi pengedar obat terlarang tersebut, bahkan sejak beberapa tahun lalu terus terjadi sampai saat ini,”Tukasnya.

Diketahui 4 generasi baru di pucuk pimpinan unit jajaran Narkoba Polres Kotim, untuk kategori obat Carnophent alias Zenith selalu saja ada wanita yang terciduk, bahkan mirisnya barbuk yang disita aparat selalu saja mencapai ribuan butir dari tangan IRT tersebut.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment