DPRD KOTIM 

Fraksi DPRD Kotim Sepakat Raperda Inisiatif Dibahas

Sampit, – Enam fraksi di DPRD Kotawaringin Timur, Kalteng sepakat dua rancangan peraturan daerah inisiatif dilanjutkan untuk dibahas lebih lanjut.

Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Supriadi di Sampit, Selasa mengatakan, kesepakatan tersebut di sampaikan Fraksi PDI-P, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN Nasdem, Fraksi kebangkitan hati nurani PKB dan Hanura pada rapat paripurna.

“Raperda inisiatif atau usulan anggota DPRD Kotawaringin Timur yang akan dibahas lebih lanjut adalah tentang jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin yang yang dianggarkan dalam APBD dan Raperda tentang pencegahan dan penanggulangan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya,” tambahnya.

Menurut Supriadi, kedua Raperda inisiatif tersebut memang sangat dibutuhkan sehingga perlu segera dibahas dan ditetapkan.

“Setelah ada kesepakan dan peraetujuan dari semua fraksi maka kedua rancangan peraturan daerah (Raperda) tersebut kita ajukan ke eksekutif dan selanjut di bahas bersama,” terangnya.

Sementara itu, fraksi Partai Amanat Nasional Demokrat mendorong agar kedua Raperda tersebut untuk segera di bahas karena undang-undang mengamanatkan fakir miskin dan anak-anak terlantar di pelihara oleh negara.

Sejak program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) dicabut oleh pemerintah daerah karena tidak sesuai dengan aturan dan kurang tepat sasaran, maka masyarakat miskin Kotawaringin Timur tidak lagi memiliki jaminan layanan kesehatan.

Dengan di cabutnya program Jamkesda tersebut pemerintah daerah mengalikan layanan kesehatan masyarakat miskin ke JKN atau BPJS.

Masyarakat miskin daerah itu diimbau untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserya BPJS agar mendapatkan layanan kesehatan. Dan mengenai iuran sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah atau pembayaran menggunakan APBD.

Begitu juga denagan Raperda pencegahan dan penanggulangan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya. Dinilai penting karena Kotawaringin Timur merupakan daerah yang paling rawan akan peredaran narkotika.

Kondisi itu dibuktikannya dengan diamankannya dua truk bermuatan narkoba sebanyak 3,7 juta butir jenis zenith.

Dengan adanya Raperda pencehan dan penanggulangan narkotika tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan terjafap masyarakat.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment