DPRD KOTIM 

Bapemperda Bahas Raperda Haji dan KTR

Sampit, – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kotawaringin Timur, Kalteng membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Haji dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Anggota Bapemperda Kotawaringin Timur, Jainudin Karim di Sampit, Senin (26/2/2018) mengatakan, untuk Raperda tentang penyelenggaraan haji sudah selesai dibahas dan tinggal pengajuan pengesahannya saja.

Sedangkan untuk pembahasan Raperda KTR akan dilakukan pada Selasa (27/2). Pembahasan KTR diperkirakan akan selesai dalam sehari.

“Setelah kedua Raperda tersebut selesai dibahas rencananya akan diajukan secara bersamaan ke biro hukum provinsi Kalteng untuk di lakykan koreksi lebih lanjut,” tambahnya.

Menurut Jainudin, kedua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tersebut sebetulnya sudah lama diusulkan, namun karena padatnya tugas Bapemperda sehingga belum sempat di bahas.

“Raperda tentang Penyelenggaraan Haji Daerah dan Raperda KTR sangat penting untuk itu kita berharap kedua Raperda tersebut bisa di setujui oleh pemerintah provinsi Kalteng,” tambahnya.

Menurut Jainudin, terkait Raperda tentang penyelenggaraan haji daerah mengatur pelayanan transportasi dari daerah asal ke embarkasi antara. Kemudian dari debarkasi antara ke daerah asal.

“Kita berharap kedua Raperda ini bisa menjadi sebagai acuan bagi pemerintah daerah dalam menangani penyelenggaraan ibadah haji dan masalah KTR,” katanya.

Lebih lanjut Jainudin mengatakan, dengan adanya Perda penyelenggaran ibadah haji daerah diharapkan bisa memberikan pelayanan dan perlindungan haji.

Keberadaan Perda juga sebagai dasar hukum dalam menciptakan situasi tertib dan teraturnya penyelenggaraan ibadah haji daerah.

Demikian juga untuk pedoman terkait kawasan tanpa rokok, bahwa berdasarkan undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan pelaksanaan turunan dari aturan ini perlu aturan turunan.

“Raperda kawasan tanpa rokok diharapkan bisa sebagai podoman bagi pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan efektif terhadap masyarakat dari bahaya asap rokok,” demikian Taufiq.

BERITA TERKAIT