DPRD KOTIM 

Infrastruktur Menuju Obyek Wisata Butuh Penanganan Serius

Sampit,- Anggota fraksi Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Kalteng Sarjono menilai infrastruktur jalan menuju tempat obyek wisata butuh penanganan serius dari pemerintah daerah.

“Sebagian besar obyek wisata di Kotawaringin Timur sampai saat ini belum didukung dengan infrastruktur jalan yang memadai, akibatnya wisatawan kesulitan untuk menuju ke lokasi wisata,” katanya di Sampit, Senin (29/1/2018).

Menurut Sarjono, salah satu obyek wisata yang belum didukung infrastruktur sama sekalu adalah obyek wisata budaya rumah panjang suku dayak Kalimantan atau rumah betang Tumbang Gagu.

“Untuk bisa sampai ke titik obyek wisata itu hanya bisa di tempuh melalui jalur sungai yang berarus deras dan berjeram dengan jarak tempuh kurang lebih enam jam dari desa terdekat, yakni Desa Tumbang Ngahan, Kecamatan Antang Kalang, Kotawaringin Timur,” katanya.

Lebih lanjut Sarjono mengatakan, sebetulnya obyek wisata rumah betang Tumbang Gagu bisa ditempuh melalui jalur darat, dari Desa Tumbang Ngahan tersebut sekitar 25 kilometer atau empat perjalanan, namun sampai saat ini jalur darat tersebut belum digarap secara serius oleh pemerintah daerah.

“Jika pemerintah daerah serius membangun infrastruktur jalan menuju ke obyek wisata rumah betang Tumbang Gagu sebetulnya tidak terlalu sulit karena jaraknya tidak terlalu jauh,” ucapnya.

Sarjono juga menyakini ketersediaan jalan darat menuju obyek wisata Tumbang gagu juga akan menguntungkan babyak pihak. Selain wisatawan mudah mencapai titik obyek wisata, jalan tersebut juga sekaligus akan membuka daerah terisolasi.

“Ini adalah tantangan pemerintah daerah yang harus diselesaikan. Sebab promosi wisata rumah betang Tumbang Gagu akan sia-sia dan percuma jika tidak di banrengi dengan infrastruktur yang memadai,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sarjono mengatakan, infrastruktur merupakan kunci utama dalam pengembangan obyek wisata.

“Hal ini tidak hanya berlaku pada obyek wisata rumah betang Tumbang Gagu saja, namun juga berlaku pada obyek wisata lainnya yang ada di wilayah Kotawaringin Timur,” demikian Sarjono.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment