PEMKAB KOTIM 

Warga Teluk Dalam, Masih Belum Sepakat Rumahnya Direhab Total

Foto – Lurah Mentawa Baru Hilir Maya Anisa Lestari (pakai topi) saat melakukan pendataan terhadap warga dikawasan Teluk Dalam pasca kebakaran yang melanda beberapa hari lalu.

Sampit,- Pasca kebakaran Kawasan Teluk Dalam Kelurahan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Bupati H Supian Hadi saat menemui warga di lokasi kebakaran, menawarkan penataan kawasan tersebut. Rumah warga akan diperbaiki total dan dibangun secara representatif menjadi rumah tipe 36 secara gratis dengan fasilitas listrik dan air bersih.

Akan tetapi syaratnya warga menyerahkan semua kepada pemerintah daerah untuk membangun sekaligus menata kawasan itu melalui program Kotaku, agar tidak kumuh lagi. Jika warga bersedia, sebagai tahap awal akan diusulkan dana sekitar Rp15 miliar untuk membangun 100 unit rumah pada 2019.

Supian meyakinkan bahwa program itu bertujuan untuk kebaikan masyarakat setempat. Kawasan permukiman padat yang dihuni 70 kepala keluarga tersebar di tiga RT tersebut nantinya diharapkan menjadi percontohan penataan kawasan kumuh.

Sementara Lurah Mentawa Baru Hilir Maya Anisa Lestari mengatakan sebagian warga ada yang bersedia rumahnya akan direhab total ada juga sebagian warga disana menginginkan jalannya dilebari.

“Kami masih melakukan pendataan terhadap pendapat semua warga, bupati memberikan waktu kepada kami sampai hari Senin,” Sampai Maya saat dikonfirmasi Jumat (26/1)

Dirinya juga mengatakan bahwa pihak kelurahan masih mengedarkan formulir surat pernyataan dari warga terkait rencana penataan kawasan itu, dirinya juga memberikan pengertian kepada warga bahwa program itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakatnya mendapatkan tempat tinggal yang layak dan sehat.

“Sebagian warga saat ini masih belum sepakat, dan beralasan karena rumah dan tanah mereka lebih besar dibanding ukuran tipe 36 yang dijanjikan pemerintah. Saya mencoba memberi pemahaman bahwa nanti saat pembangunannya tetap fleksibel dan dibicarakan dengan warga,” ucap Maya.

Ia juga berharap penataan kawasan permukiman kumuh tersebut bisa terlaksana, dan diharapkan warga memahami niat baik pemerintah melalui program penataan tersebut karena tujuannya juga untuk kepentingan masyarakat.

BERITA TERKAIT