DPRD KOTIM 

Kades di Kotim Terancam Terjerat Hukum, Jika Pemkab Tidak Segera Bertindak

Sampit,- Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Sarjono, mengungkap sejumlah Kepala Desa (Kades) diwilayah Utara Kotim saat ini terancam terjerat kasus hukum jika pemerintah daerah tidak segera bertindak melakukan pelepasan status kawasan desa yang masuk dalam hutan produksi.

“Saat ini ada beberapa desa di wilayah utara kotim kebingungan mengunakan anggaran dana desa nya untuk melaksanakan pembangunan sebab desa mereka masuk dalam status kawasan Hutan Produksi (HP), jika tetap dilanggar maka kades bisa terjerat kasus hukum,” kata Sarjono Anggota Komisi III DPRD Kotim, Kamis (25/1/2018) di Sampit.

Ia mendesak Pemkab setempat untuk segera melakukan pendataan ke semua desa di wilayah utara kotim yang masuk dalam status kawasan hutan produksi dan memberikan kebijakan sebagaimana mestinya, sehingga pembangunan di desa terutama untuk infrastruktur desa yang masuk dalam status kawasan tidak menjadi staknan.

“Saat ini ada sejumlah desa wilayah utara kotim yang masuk dalam status kawasan (HP) diantaranya desa Tumbang Sawang ,Rantau Suwang , dan Tumbang Suwang, ketiga desa ini pembangunannya terpaksa jalan ditempat karena terbentur dengan status kawasan untuk askes jalan desanya,” ungkap Sarjono.

Menurut Politisi Golkar ini, beberapa waktu lalu Bupati Kabupaten Kotawaringin timur sudah berjanji akan menyelsaikan soal status kawasan dikotim ini sekarang masyakat menangih janji tersebut terutama desa desa ini harus menjadi prioritas supaya pembangunan ditingkat desa ini bisa bergerak cepat sebagaimana vivid an misi bupati sendiri.

“Saya minta dinas PU dinas terkait untuk segera turun kelapangan untuk melakukan pendataan kepada semua desa dikotim yang masih berstatus kawasan hutan produksi, apapun cara nya harus beres tahun ini juga supaya pembangunan di desa tetap bisa berjalan dan yang jelas tidak melanggar aturan,” Demikian Sarjono.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment