DPRD KOTIM 

Disibukan Dengan Polemik Pencalonannya, Ketua DPRD Kotim Tetap Serap Aspirasi Warga

Sampit – Meski saat ini tengah disibukan dengan polemik pencalonan dirinya sebagai calon walikota terkait mahar politik, Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli tetap melaksanakan tugasnya menggelar reses dengan konstituennya di daerah pemilihan (dapil) II, Kecamatan MB Ketapang.

Menurut Jhon aspirasi dari reses ini nantinya akan jadi bahan kebijakan anggaran di DPRD Kotim.

Pada dasarnya apa yang disampaikan melalui kegiatan reses itu akan jadi bahan dalam penentuan kebijakan politik anggaran tahun ini.

“Aspirasi dari sejumlah warga itu akan kita tampung dan perjuangkan,” kata Ketua DPRD Kotim tiga periode tersebut, Kamis (18/1/2018).

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan aspirasi untuk daerah perkotaan ini tentunya berbeda dengan desa.

Di satu sisi kelurahan tidak menerima anggaran alokasi dana desa (ADD) maupun Dana Desa (DD). Maka dari itu kadang pihak kelurahan juga merasa  dianaktirikan soal perhatian anggaran.

Jhon mengakui selama ini perhatian anggaran untuk sektor di dalam kota memang sangat besar. Terutama untuk pertama untuk pembangunan pemukiman hingga infrastruktur.

Sedangkan sejumlah desa di dapil II ini masih perlu perhatian terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan pemberdayaan usaha masyarakat.

“Untuk setiap tahun anggaran kami selalu berupaya maksimal untuk mengarahkan anggaran untuk dapil masing-masing. Meski tidak semua aspirasi bisa tertutupi dengan anggaran yang diperjuangkan tersebut,” ucapnya.

Perlu dipahami menurut Jhon, daerah selama ini soal anggaran masih kekurangan, dengan anggaran yang diharapkan bisa mengakomodasi kegiatan yang menjadi skala prioritas dan bersentuhan langsung kepada masyarakat banyak.

Sumber : https://m.borneonews.co.id/berita/84304-disibukan-dengan-polemik-pencalonannya-ketua-dprd-kotim-tetap-serap-aspirasi-warga/page/2

BERITA TERKAIT

Leave a Comment