https://www.borneonews.co.id/berita/83789-empat-hari-bahas-bphtb-akhirnya-tetap-disepakati-5-persenDPRD KOTIM 

Empat Hari Bahas BPHTB, Akhirnya Tetap Disepakati 5 Persen

Sampit – Pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang retribusi dan pajak daerah  berjalan alot, terutama untuk Pasal 79 tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) harus memakan waktu selama empat hari.

Setelah dilakukan voting, akhirnya BPHTB ditentukan 5 persen tetap seperti semula. Meski menuai perdebatan yang cukup panas, mengingat di satu sisi ada yang meminta agar diturunkan jadi 2,5 persen.

“Sempat memakan waktu yang cukup lama, kita sudah berikan ruang bagi kawan-kawan untuk negosiasi, namum pemerintah daerah tetap ngotot 5 persen, akhirnya diputuskan melalui voting ditetapkan diangka 5  persen,” kata Ketua Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu, Jumat (12/1/2018).

Lanjut Dadang voting dilakukan karena tidak ada kata mufakat  dan eksekutif tetap berkeras di angka 5 persen dan  anggota Bapemperda juga tidak satu suara akhirnya diambil suara terbanyak yakni ditetapkan 5 persen.

Dalam raperda ini Bapenda sebagai pemrakarsa  bersikukuh menetapakan  BPHTB diangka 5 persen. Sejak awal pembahasan sudah berjalan alot, disatu sisi pihak pengembang menginginkan diangka 2,5 persen bahkan saat pembahasan itu banyak pengembang yang hadir.

Dalam voting itu hanya Golkar dan Hanura bersikukuh ditetapkan diangka 2,5 persen sedangkan dari fraksi lainnya diluar dua fraksi itu menerima. Meski demikian, lanjut Dadang bahwa keputusan itu masih belum final untuk diangka 5 persen.

“Semuanya akan dilaporkan oleh Bapemperda di Rapat Paripurna. Keputusan tertinggi tetap di Paripurna nanti juga, yang pasti angka 5 persen itu sudah disepakati,” pungkasnya.

Sumber : https://www.borneonews.co.id/berita/83789-empat-hari-bahas-bphtb-akhirnya-tetap-disepakati-5-persen

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: