DPRD KOTIM 

​Parkir Liar ,Pungli, Penyelewengan LPG Bersubsidi Harus Ditertibkan

Sampit,- Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi MT meminta parkir liar dan pungutan liar (pungli) disejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Kotawaringin Timus harus segera ditertibkan sedangkan untuk pelaku pungli jika perlu tangkap dan segera amankan.
“Kemarin pada saat RDP ada banyak permasalahan yang muncul dan ini harus dihentikan dan harus ditindak secara tegas oleh penegak hukum atau yang mebidangi dalam hal pengawasan dan penindakan,” Kata Supriadi Selasa, (9/1/2018) di Sampit.

Dia juga meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim dan pihak SPBU yang membidangi pengawasan agar lebih aktif dalam melaksanakan tugas pokoknya.

“Untuk masalah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dishub, tapi juga pihak SPBU selaku pengusaha yang juga wajib melakukan pengawasan dalam bentuk apapun yang menyangkut usahanya, sedangkan untuk masalah pungli, tim saber harus segera bergerak,” Tegas Supriadi.

Kemudian berkaitan dengan ada nya penyelewengan Elipiji bersubsidi yang dijual melampaui ketentuan (HET) diharapkan kepada pihak yang berwenangan pertamina,penagak hukum juga pemerintah daerah untuk meningkat pengawasan jika masih ada agen yang menjual lebih dari HET maka harus menerima sekuensinya.

“Bagi pelaku penyelewengan ELPIJI Bersubsidi lebih baik dari sekarang untuk menjual kembali ke HET jika pun harus lebih dari HET karena biaaya angkut dan lainnya jangan sampai berlipat lipat naiknya kasian masyarakat yang membutuhkan jangan mencari untung yang banyak karena ELPIJI 3KG ini sudah diperuntukan untuk masyarakat ekonomi kebawah,”Jelasnya.

Terpisah Kadishub Kotim, Fadlianur menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan oleh pelaku usaha SPBU tersebut.” Laporkan ke polisi, kalau tidak ada surat rekomendasi dari kami, dan apabila pengutannya melebihi peraturan kami akan tindak,”Demikian Fadlianur.

BERITA TERKAIT