DPRD KOTIM 

​Karyawan SPBU Bongkar Kecurangan Penyelewenangan BBM Subsidi

Sampit,- Pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD terkait persoalan BBM dan Gas Elpiji di Kabupaten Kotawaringin Timur Senin (8/1) ada hal yang mengejutkan dari salah seorang yang hadir yaitu Darmawi mantan karyawan SPBU jln Jenderal Sudirman KM 11 Sampit membongkar habis-habisan borok pihak SPBU tersebut mulai dari mempermainkan bahan makar minyak (BBM) dan pembayaran gaji karyawan yang tidak sesui UMK.

Darmawi mengatakan dihadapan anggota DPRD kotin, bahwa dirinya diberhentikan dari SPBU tersebut karena tidak mau dimutasi, dan selama menjadi karyawan Darmawi mengaku tidak pernah menerima gaji sesuai UMK sebesar Rp2,3 juta, namun ia menerima gaji hanya sekitar Rp1,6 juta per bulannya.

“Saya bekerja sudah empat tahun pada tahun 2014 saya digaji Rp 1,2 juta dan terakhir pada 2017 mendapatkan gaji Rp.1,6 juta ini sudah tidak sesuai UMK,” ujarnya.

Dalam rapat itu juga ia membongkar permainan yang pernah dilakukan selama ini di SPBU itu tersebut, dari penyelewengan BBM, di mana sehari SPBU itu menerima 10.000 liter BBM jenis premium dari Pertamina. Namun ia menyebut SPBU hanya hanya menyalurkan ke konsumen umum 7.000 liter saja, sisanya distok kemudian dijual ke pelangsir.

“Pihak SPBU menutup kalau sudah habis 7.000 liter, tapi setelah itu datang pelangsir saat ditutup itulah sambil diisi,” terang Darmawi.

Menurutnya pihak SPBU memungut kepada para pelangsir Satu jeriken, sebesar Rp30 ribu, di mana saat itu semua terjadi pada saat manajer SPBU di jabat oleh seseorang  yang sejauh ini yang bersangkutan telah mengundurkan diri.

“Pada saat mengisi mengisi yang 7.000 liter itu CCTV dalam posisi hidup, tapi kalau ngisi 3.000 liter untuk pelangsir CCTV dimatikan, ini buktinya,” ungkap Darmawi.

Dirinya juga menunjukkan bukti pelanggaran yang dilakukan di SPBU tersebut tidak hanya itu. Ia juga membuka bukti lain klipingan pemberitaan terkait SPBU tersebut pernah berurusan hukum lantaran melayani pelangsir dan melakukan pungli setelah pelangsir di SPBU itu ditangkap anggota Polres Kotim

Saya tidak sepakat dengan SPBU yang selama ini melakukan kecurangan, jujur saya pingin bekerja dengan yang baik, buat apa kita makan uang seperti itu,”pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment