DPRD KOTIM 

​20 SPBU Kotim Keluhkan Parkir Liar, Dishub Minta Pengusaha Lapor Polisi

Sampit,- Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait beberapa permasalahan di SPBU, menyangkut pendistribusian elpiji, serta BBM yang selama ini terus menjadi keluhan masyarakat lantaran mahalnya harga dan tidak sesuai HET (harga eceran tertinggi) kian memanas.

Rapat bersama komisi II DPRD Kotim dengan FKPD serta pelaku usaha dan pengusaha SPBU di Kotim itu justru meruncing pada permasalahan parkir liar yang disebut- sebut menjadi kendala bagi SPBU di Kotim ini.

Hal ini disampaikan oleh seluruh pengusaha SPBU yang beroperasi di Kotim ini saat memberikan tanggapannya atas beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh jajaran anggota legislatif pada Senin (8/1/2018) pagi.

Menanggapi hal itu Kadishub Kotim, Fadlianur menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan oleh pelaku usaha SPBU tersebut.” Laporkan ke polisi, kalau tidak ada surat rekomendasi dari kami, dan apabila pengutannya melebihi peraturan kami akan tindak,” ungkapnya.

Wakil ketua DPRD Kotim Supriadi MT selaku pimpinan rapat meminta agar pihak Dishub,dan pemerintah daerah,termasuk pihak SPBU yang membidangi pengawasan lebih aktif lagi dalam melaksanakan tugas pokoknya.

” Tidak hanya dishub yang melakukan pengawasan, tetapi pihak SPBU selaku pengusaha juga wajib melakukan pengawasan,dalam bentuk apapun yang menyangkut usahanya, pemerintah daerah juga demikian terutama tim saber fungli menyangkut masalah parkir liar itu,” tegas Supriadi MT.

BERITA TERKAIT