DPRD KOTIM 

Saber Pungli Jangan Tutup Mata Bila Masih ada Pungutan Uang Komite

Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sutik

BORNEONEWS, Sampit – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sutik meminta agar stop pungutan di sekolah, mengingat sudah jauh-jauh hari diingatkan agar pungutan tidak ada lagi.

Bahkan tim sapu bersih (saber) pungutan liar (pungli) jangan sampai tutup mata jika mengetahui permasalahan semacam ini, mengingat informasi yang berkembang masih ada sekolah yang diam-diam melakukan pungutan dengan dalih hasil kesepakatan rapat komite.

“Kalau ada alasan hasil rapat batalkan, apapun alasannya itu tidak boleh, kalau kekurangan kursi, ruang kelas segara usulkan, jangan main pungut,” tegas politisi Gerindra itu, Senin (2/10/2017).

Menurut Sutik, pungutan di dunia pendidikan harus dihentikan, jangan lagi permasalahan tersebut setiap tahun selalu jadi keluhan di kalangan para orang tua karena sudah berulang kali diingatkan.

Bahkan dia mendukung jika Tim Saber Pungli melakukan penindakan bilamana pihak sekolah tetap ngotot melakukan pungutan terhadap para orang tua siswa. Karena apapun alasan pungutan sekolah tidak dibenarkan.

Menurut Sutik, jika pungutan dilakukan suatu saat ada yang ditangkap, jangan menyalahkan siapa-siapa lagi, mengingat larangan melakukan pungutan seakan sudaah tidak ada habisnya disampaikan kepada sekolah.

“Kit juga meminta agar Tim Saber Pungli segera menindaklanjuti bilamana ada informasi pungutan di sekolah,” katanya.

Karena selama ini pungutan sering terjadi karena belum ada yang pernah tersangkut hukum. Sehingga himbauan dan peringatan yang sering disampaikan belum memberikan efek jera.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: