DPRD KOTIM 

Soal Karyawan Ilegal, Ketua DPRD Minta Disnaker Jangan Tutup Mata 

Foto-Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Jhon Krislie SE. M.Si.(Setwan)

Sampit, – Terkait adanya dugaan penyelundupan karyawan secara ilegal oleh pihak perusahaan PT HMBP (Hamparan Mas Sawit Bangun Persada) yang beroperasi di wilayah Desa Penyang,Kecamatan Telawang,baru-baru ini, Disnaker dinilai lalai dalam melaksanakan pengawasan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Jhon Krislie SE. M.Si, Selasa (15/8/2017). Menurutnya kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) lemah karena sampai saat ini masih banyak terjadinya penyelundupan karyawan dari luar daerah yang tanpa melalui prosedur yang seharusnya.

“Tugas Disnaker jelas harus mengawasi tenaga kerja yang masuk ke daerah selain itu lapangan pekerjaan seharusnya diprioritaskan kepada putera daerah terlebih dahulu, tapi kabar yang saya terima justru karyawan sengaja didatangkan dari luar daerah lain tanpa melalui proseduryang benar,berarti pengawasan di Dinas terkait tidak berjalan,” ungkap Jhon.

Bahkan Jhon Krisli juga menekankan, agar pihak instansi terkait lebih mengutamakan nasib pengangguran yang saat ini masuk angka keramat bahkan kian meningkat di Kotawaringin Timur tersebut.”Jangan sampai hal-hal seperti ini terus terjadi, kami harapkan dinas terkait,khususnya Disnakertrans tidak tutup mata akan masalah ini,” timpalnya.

Politisi Partai Berlambang Banteng  ini juga meminta Disnaker untuk lebih jeli dan segera menindaklanjuti setiap informasi yang menyangkut ketenaga kerjaan di Kotawaringing Timur ini.

“Jangan abaikan masalah seperti ini, cepat ditindaklanjuti, apalagi ini menyangkut pertumbuhan Ekonomi secara Global bagi masyarakat Kotim pada umumnya, bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment