DPRD KOTIM 

PAD Galian C Bakal Digenjot Dispenda, Pemilik Ijin Wajib Setor Dana Reklamasi

Sampit, – Aktivitas Galian C yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur jumlahnya tak sedikit, ditargetkan tahun 2018 mendatang bisa lebih maksimal kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), retribusi terhadap galian mineral bukan logam ini bakal digenjot.

Pelaksana Tugas (PLT) Sekertaris Daerah (Sekda) Kotim, Halikinoor mengakui kalau pihaknya memang belum mencapai 100 persen dalam mengelola retribusi dari Gali C ini. Karena ditahun sebelumnya ada banyak sekali akfitas galian C yang tidak mengantongi perijinan, sehingga Pemkab kesulitan.

“Itu tak sampai 50 persen, tapi tahun berikutnya akan didata semua bukaan lahan untuk kepentingan Galian C ini termasuk yang belum memiliki perijinan akan di inventarisasi guna melengkapi perijinannya sehingga retribusi daerah untuk Galian C akan ini akan semakin digencarkan kedepannya,” kata Halikin senin (14/8) di sampit.

Ia menambahkan, untuk retribusi Galian C ini sebenarnya kewenangan Dinas Pertambangan Provinsi Kalimantan Tengah, meskipun begitu ia tetap meyakinkan kalau pihaknya tetap akan mempunyai data yang valid untuk melakukan penarikan retrebusi daerah.

“Jadi begitu yang belum bayar akan langsung kami kejar termasuk yang belum bayar dana setoran reklamasi galian C, sedangkan untuk proses izinnya semua berurusan dengan Distamben Provinsi, Pemerintan Daerah hanya menagih retrbusinya saja,” ujar Halikin.

Dirinya juga menilai potensi pendapatan bagi Pemkab Kotim dari sektor ini cukup besar. Sebab, retribusi Galian C tidak hanya berasal dari lahan masyarakat, tetapi juga sejumlah perusahaan skala kecil maupun besar.

“Pungutan retribusi galian C kedepan tidak lagi ditanggung oleh pembeli ataupun konsumen, tetapi akan dibebankan kepada pemilik usaha termasuk untuk pembayaran biaya reklamasi selain itu juga tergantung pada banyaknya jumlah bahan galian yang diambil oleh pemilik usaha,” tandasnya.

Sementara itu untuk diketahui pada tahun-tahun sebelumnya, aktivitas Galian C di Kabupaten Kotawaringin Timur ini banyak yang tidak terdata bahkan penarikan retrebusi terhadap pembeli hasil galian C itu dianggap terlalu memberatkan konsumen.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment