DPRD KOTIM 

Kebutuhan Tenaga Pendamping Desa Mendesak

Sampit, – Ketua komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin timur Handoyo J Wibowo mendesak kepada pemerintah daerah hingga tingkat provinsi untuk segera mengurus kembali wancana pemerintah untuk memberikan tenaga pendamping bagi setiap desa khsusnya di Kabupate.

Kebutuhan akan tenaga pendamping desa ini sangat mendesak lantaran saat ini sudah banyak kepala desa yang sudah terjerumus masuk ke ranah hukum karena tidak bisa mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) dengan baik sehingga harus berhadapkan dengan hukum.

“Kita ini menang sangat membutukan tenaga pendamping disetiap desa minimal satu orang yang mengerti admintasi keuangan desa sehingga tidak terjadi kesalahan dalam mengelola dana desa yang nilai cukup pantatis tersebut,” kata Handoyo kamis (10/8) disampit.

Dia juga mengatakan beberapa waktu lalu wanacana akan adanya tenaga pendamping ini sudah ada namun sampai dengan detik ini tidak ada reliasinya lantaran terkendala dengan anggaran ,karena anggarannya bersumber dari APBN jadi daerah harus menunggu namun jika daerah tidak proaktif untuk mengurusnya itu tidak akan teraliasi.

Kendalanya memang anggaran sebab gajih tenaga pendamping ini dari pusat anggaran pendapatan belanja Negara(APBN) bukan dari Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD)yang nantinya disetujui pusat kemudian provinsi lalu ke daerah,” jelas Handoyo.

Menurut Handoyo dengan adanya tenaga pendamping desa ini nanti diharapkan bisa membantu kepala desa dalam hal menyusun keuangan desa sesuai dengan program program desa itu sendiri yang tentunya tidak bertentangan dengan aturan dan ketentuan yang ada.

“Kami sebenarnya sangat menyayangkan tahun ini sudah ada empat kepala desa yang tengah dilakukan penyidikan oleh penegak hukum (kejaksaan) itu artinya kades dikotim ini memang sangat membutuhkan tenaga pendamping sebab kasus yang menjerat mereka semua dugaan tindak pindana Korupsi,”demikian handoyo.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment