DPRD KOTIM 

Dewan Minta Porsi APBD 2017 Lebih Banyak Akomodir Hasil Reses

Keterangan Foto – Anggota Komisi IV DPRD Kotim Muhammad Shaleh, dan sejumlah Anggota DPRD Kotim lainnya disela kegiatan Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).(Setwan)

Sampit, – Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Shaleh menyebut aspirasi masyarakat yang dititipkan melalui anggota dewan banyak yang tidak terakomodir pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 lalu. Padahal, aspirasi tersebut merupakan keinginan masyarakat yang dititipkan melalui para wakilnya di parlemen.

Selama ini porsi anggaran yang diperuntukkan untuk aspirasi anggota DPRD Kotim tidak sebanding dengan besaran anggaran yang diperuntukkan untuk kalangan eksekutif,”alhasil merasa tidak dianggap kita jadinya setiap pembahasan anggaran,” ujar Shaleh, Rabu (9/8) disampit.

Ia menilai, minimnya porsi APBD untuk aspirasi DPRD Kotim merupakan bentuk lain dari tidak diakomodirnya secara menyeluruh keinginan masyarakat oleh pemerintah daerah.

Hal tersebut, lanjut Shaleh dikarenakan aspirasi dewan merupakan suara rakyat yang dititipkan melalui wakilnya di parlemen.“ seharusnya porsi APBD harus seimbang mengakomodir aspirasi dewa,  Aspirasi itu kan suara rakyat yang kita bawa,” terangnya.

Shaleh menyebut, aspirasi dewan merupakan jembatan dari keinginan masyarakat yang dihimpun anggota DPRD pada saat kegiatan reses. Untuk itu seharusnya aspirasi dewan mendapat porsi lebih di APBD.

Ketika porsi aspirasi minim diakomodir APBD, hal itu sama dengan mengabaikan keinginan masyarakat.“Kita inginnya porsi APBD ini ideal lah dipembahasan APBD Murni Tahun ini, selama ini kan terlalu sedikit mengakomodir hasil reses DPRD,” tandasnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment