DPRD KOTIM 

Budaya Kearifan Lokal Harus dipertahankan

Foto-Seketaris Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hero Harapanno Mandouw.(ist)

Sampit,- Seketaris Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hero Harapanno Mandouw mengajak pemerintah daerah SKPD dan intansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat supaya bersama-sama menjaga dan mempertahankan budaya dan kearifan lokal.

“Kebudayaan itu memiliki nilai yang kompleks, di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat, maka dari itu harus dipertahankan,” kata Hero, jumat (28/7).

Ia menambahkan budaya telah dibentuk sebagai perilaku manusia dan diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya, kebudayaan sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Dalam pergiliran budaya antargenerasi dibutuhkan langkah yang tepat dalam memberikan pemahaman mengenai budaya kepada generasi muda sebagai penerus dan pewaris kebudayaan itu sendiri.

Menurutnya, budaya lokal memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter pemuda suatu daerah , sebab terintegrasi kedalam seluruh kehidupan.

“Nilai-nilai luhur yang terkandung didalam kearifan budaya lokal dapat dijadikan pembentuk kepribadian bagi generasi muda. sebab di dalamnnya berfungsi sebagai filter pola kehidupan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, jangan sampai budaya lokal yang dimiliki daerah  ini terkikis oleh globalisasi, karena selain sebagai pembentuk kepribadian daerah  dan juga menjadi warisan leluhur.untuk itu kita harus tetap mempertahankan. Sebagai warisan, budaya lokal merupakan hasil dari nilai budaya yang ada di kalteng terkhusunya kotawaringin timur

Menurut dia, dengan beragam wujud warisan budaya tersebut dapat memberi kita kesempatan untuk mempelajari kearifan lokal dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi di masa lalu. Dengan demikan,pemahaman terhadap kearifan lokal sebagai nilai-nilai budaya luhur bangsa dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembentukan karakter pemuda.

“Ada banyak budaya dan adat istiadat misalnya acara batiwah suku dayak yang beragama hindu kaharingan selain itu juga budaya babukung pada saat orang dayak hindung kaharingan meninggal dunia nah budaya seperti ini lah yang wajib kita jaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Hero mencontohnya budaya itu adalah babukung sekarang sudah jarang dilakukan mungkin saja itu karena terpengaruh maju nya teknelogi padahal budaya babupkung itu sangat menarik dan unik dan ada nilai nilai sejarah yang terkandung didalam ritual tersebut yang harus kita ketahui dan di pertahankan,” demikian Hero.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment