DPRD KOTIM 

Sanksi Tegas Menanti PT. SCC

Sampit,- Tindakan tegas harus diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kepada perusahaan yang dinilai merugikan masyarakat lantaran tak memenuhi standar ketentuan dalam pengelolaan limbah kelapa sawit. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim Jainudin Karim, rabu (19/7) disampit.

Saat ini menurutnya, masyarakat sangat dirugikan lantaran terganggu dalam melakukan aktivitas, bahkan mata pencahariannya ikut terputusakibat dari bocornya limbah sawit kesungai Bunut Desa Rubung Buyung Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Jainudin.

Jainudin meminta Pemkab Kotim untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak perusahaan bersangkutan apabila benar adanya dugaan kebocoran limbah tersebut berasal dari kolam limbah sawit milik perkebunan sawit yang beroperasi di desa setempat.

Politisi Gerindra ini menjelaskan terkait dengan pencemaran lingkungan hidup menurut Pasal 1 angka 14 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

(UU PPLH) adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.

Selain itu lanjutnya, setiap orang yang melakukan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup wajib melakukan penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan serta melakukan pemulihan lingkungan hidup.

“Tak hanya itu perusahaan bersangkutan juga diwajibakan melakukan pemulihan fungsi terhadap lingkungan hidup yang tercemari oleh limbah sawit, itu dilakukan jika benar terjadi kebocoran limbah sampai kesungai,” ungkap Jainudin.

Ditambahkannya, Kebocoran limbah semestinya tidak terjadi jika perusahaan melakukan pengelolaan dengan membuat tempat penampungan atau pengolahan limbah sesuai aturan. Jika limbah sampai bocor, berarti ada kesalahan dalam perencanaan dan pengelolaannya.

Perusahaan harus ikut menjaga kelestarian lingkungan dan nasib masyarakat sekitar. Tindakan-tindakan yang dapat berdampak buruk bagi masyarakat, harus dihindari,”tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: