DPRD KOTIM 

Curah Hujan Tinggi, DPRD Imbau Masyarakat Waspada Bencana Banjir

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dani Rakhman.(Ist)

Sampit, – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dani Rakhman, menghimbau kepada seluruh masyarakat kota sampit khususnya daerah pemilihan (Dapil) Lima untuk terus meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya intensitas hujan sejak seminggu terakhir.

Lanjut dikatakan Dani Rakhman, meski saat ini belum terjadi musibah, tetapi harus tetap waspada dengan segala kemungkjinan yang terjadi karena saat ini kabupaten tetangga sudah dilanda bencana banjir yang sangat merugikan masyarakat.

“Meski hingga kini belum ada musibah namun yang namanya bencana alam bisa terjadi setiap saat, dan tidak ada satu manusiapun yang mampu melihatnya, yang jelas kita harus waspada banjir kiriman bisa saja terjadi,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Kotim ini disampit, Rabu (19/7).

Dia mengatakan, turunnya hujan yang terus menerus dengan intensitas tinggi memungkinkan terjadi bencana alam seperti, banjir, abrasi pantai dan bencana lainnya, sangat berpotensi.

“Curah hujan di Kalimantan Tengah (Kalteng), sudah merata, lebih khusus di Kotim setiap hari mendung dan malam harinya hujan disertai angina kencang. Warga tentu diminta untuk secara bijaksana membersihkan saluran air agar terhindar banjir akibat luapan air dari drainase,” katanya.

Hal itu ditegaskannya, karena sejumlah tempat yang berada di daerah perhuluan kecamatan antang kalang yang dekat dengan Aliran Sungai (DAS) mentaya setiap kali hujan deras terjadi banjir. Itu sebabnya diminta peran serta masyarakat untuk tetap aktif dalam membersihkan selokan air, serta tidak membuang sampah di aliran sungai.

Selain itu, masyarakat yang tinggal didaerah kemiringan (perbukitan) diminta untuk meninggalkan tempat tinggal saat curah hujan semakin tinggi sebab daerah kemiiringan biasanya sangat rawan terjadinya tanah longsor.

Ditambahkannya, instansi teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur juga harus waspada dengans semua kemungkinan yang harus ditangani oleh pihaknya selama itensistas curah hujan saat ini.

“Ketika terjadi bencana siapa lagi yang diharapkan kalau bukan instansi pemerintah yang satu ini, sehingga sangat perlu tingkat kewaspadaan ditingkatkan sejak dini,  sebelum bencana banjir  terjadi khususnya kepada masyarakat yang tinggal jauh dari perkotaan,”tutupnya.

BERITA TERKAIT