DPRD KOTIM 

Golkar belum Proses PAW Anggota DPRD Kotim

Keterangan Foto – Ketua DPD Partai Golkar Kotim, Supriadi MT. ditemui di Sekretariat Kantor DPD Golkar Kotim usai buka bersama.(Ist)

Sampit,- DPD Partai Golkar Kabupaten Kotawaringin Timur belum memproses pengganti antarwaktu anggota DPRD setempat yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli, Minggu (18/6) disampit, mengatakan sesuai aturan untuk proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota dewan adalah sepenuhnya menjadi kewenangan partai yang pengusung.

“Kami menunggu rekomendasi partai pengusungnya saja siapa yang diusulkan nantinya untuk melanjutkan tugas kedewanan, itu tegantung partainya,” jelasnya.

Jhon menegaskan, apabila terlalu lama kekosongan ini berlangsung maka lembaga DPRD Kotim  akan berkoodinasi dengan KPU setempat untuk mengetahui suara terbanyak di dapil V, saat pemilu legislatif tahun 2014 lalu kemudian menyurati partainya untuk segera mengajukan proses PAW.

Untuk diketahui saat ini ada dua kursi partai golkar yang kosong di DPRD Kotim diantaranya, Anggota Komisi III Otjim Supriyatna yang masih menjalani proses sidang dugaan korupsi, kemudian Dewin Marang Wakil Ketua DPRD Kotim yang wafat karena sakit.

Terpisah Ketua  DPD Partai Golkar Supriadi MT, saat ditanya mengenai PAW anggota DPRD Kotim Dewin Marang yang meninggal dunia karena sakit, Sabtu (18/6) kemarin mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera memproses pengganti antar waktu (PAW) sodara Dewin Marang.

Menurut dia, kemungkinan dalam waktu dekat akan memproses PAW tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku karena kekosongan kursijabatan Wakil Ketua DPRD Kotim itu harus diisi Golkar.

“Kita memang merasa kehilangan sosok Dewin Marang sebagai Wakil Ketua DRPD Kotim dari Fraksi Golkar dan selaku motor penggerakpartai Golkar Kotim. Kita kehilangan tapi kita juga jangan larut dalam kesedihan,” katanya.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memproses itu sesuai prosedur dan aturan internal Partai Golkar melalui rapat pleno ditingkat provinsi kalimatan tengah, maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim.

Mengenai soal siapa penggantinya tentunya melihat siapa suara terbanyak berikutnya, ujarnya.

Ia menyatakan, kalau sekarang ini pihaknya masih melakukan koodinasi dengan DPD Partai Golkar Provinsi Kalteng. Setelah dibahas dalam  rapat pleno baru kita laksanakan, yang jelas itu hak DPD provinsi, katanya.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment