PEMKAB KOTIM 

Wagub : Budaya Gotong Royong Harus Ditingkatkan

Sampit, – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib H Said Ismail mengajak masyatakat meningkatkan budaya gotong royong yang saat ini mulai berkurang. Gotong royong sangat bermanfaat untuk memecahkan berbagai masalah yang ada di masyarakat dengan mudah.

“Pertahankan budaya gotong royong untuk menuju Kalteng Berkah. Para leluhur kita sudah mencontohkan bagaimana mereka membangun daerah dengan saling bergotong royong. Ini masih sangat tepat untuk diterapkan hingga saat ini,” kata Habib Ismail saat puncak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke-14, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 dan Hari Keluarga Nasional ke-24 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Desa Eka Bahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (23/5/2017).

Menurut Habib Ismail, budaya gotong royong memang sangat kuat berkembang di desa. Namun nilai gotong royong sangat bermanfaat diterapkan di mana saja dan kapan saja untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada di masyarakat.

Semangat gotong royong tumbuh dari bawah dan mendorong terciptanya rasa kekeluargaan dalam menyelesaikan setiap masalah. Lembaga desa juga harus digerakkan untuk terus membudayakan gotong royong di masyarakat.

“Mari kita mengabdi, berkarya dan berinovasi sesuai dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing dengan tujuan utama demi mewujudkan kemaslahatan masyarakat menuju terciptanya Kalteng Berkah,” kata Habib Ismail.

Sementara itu, puncak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke-14, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 dan Hari Keluarga Nasional ke-24 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dilaksanakan usai peringatan Hari Jadi ke-60 Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Sampit.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di antaranya pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, bedah rumah, pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk dan lainnya. Seluruh kabupaten dan kota mengirim perwakilan mengikuti kegiatan dan membuka stan di lokasi kegiatan.
Desa Eka Bahurui dipilih sebagai tempat kegiatan karena secara infrastruktur dinilai sudah siap. Sumber daya manusia di desa itu juga sudah bagus sehingga siap melaksanakan dan menyukseskan kegiatan besar.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment