DPRD KOTIM 

Jelang Arus Mudik Lebaran, Pemda Diminta Antisipasi Calo Dan Tiket Palsu

foto-net

Sampit, – Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Hary Panca Satya meminta pemerintah daerah itu untuk mengantisipasi adanya calo dan peredaran tiket palsu saat jelang lebaran.

“Tidak menutup kemungkinan kasus itu akan muncul, untuk itu perlu adanya antisipasi sejak dini. Praktik calo dan tiket palsu terjadi hampir setiap tahun terutama saat arus mudik lebaran, jadi harus diwaspadai,” katanya di Sampit, Senin (15/5)

Hary mengungkapkan, sistem pengamanan dan penjualan tiket harus diperketat agar masyarakat tidak menjadi korban calo dan tiket palsu.

Masyarakat yang akan mudik lebaran juga harus diimbau untuk membeli tiket loket dan agen resmi agar terhindar  dari penipuan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Masalah calo dan tiket palsu hendaknya menjadi perhatian semua pihak, hal hal itu sangat merugikan masyarakat yang menjadi korban,” katanya.

Hary juga meminta kepada pemerintah daerah daam hal ini dinas teknis dan instansi terkait untuk melakukan persiapan sejak dini masalah penanganan arus mudik lebaran.

Menjelang lebaran, arus mudik jalur laut, darat dan udara dipastikan akan padat, sehingga butuh penanganan yang serius mulai sekarang.

“Pemerintah daerah juga harus bisa memastikan ketersediaan alat transfortasi yang akan mengangkut pemudik mencukupi,” ungkapnya.

Hary mengatakan, yang perlu mendapat perhatian serius adalah arus mudik jalur laut, sebab alat transfortasi itu merupakan jalur mudik yang paling banyak diminati masyarakat kalangan menengah kebawah.

“Saya lihat sampai saat ini belum ada persiapan secara khusus di pelabuhan penumpang Sampit, meski sudah mendekati bulan ramadhan,” ucapnya.

Pelabuhan penumpang Sampit merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Kalteng, jadi akan menjadi tujuan pemudik.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment