DPRD KOTIM 

DPRD Minta Penanggulangan Bencana Karhutla Ditangani Serius

foto ilustrasi-net

Sampit,– Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Rimbun meminta pemerintah daerah itu serius melakukan penggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan agar bencana kabup asap tidak terulang.

“Bencana kabut asap yang terjadi di Kalteng pada tahun 2015 harus menjadi pelajaran berharga karena merugikan perekonomian maupun kesehatan masyarakat banyak,” katanya di sampit senin (15/5).

Rimbun berharap penanggulangan Karhutla pemerintah Kotawaringin Timur juga melibatkan masyarakat di sekitar pedesaan dan seluruh komponen lainnya.

Wakil rakyat dari Partai PDI-Perjuangan itu mengatakan, dalam pencegahannya pemerintah bisa bergerak cepat dengan membentuk tim pengendalian berbasis masyarakat.

Menurut Rimbun, pengendalian Karhutla dengan membentuk organisasi masyarakat peduli api di setiap desa dan juga segera melakukan sosialisasi tentang regulasi yang mengatur pembakaran lahan diharapkan dapat menekan terjadinya Karhutla.

Menyadarkan masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar dan memberi sanksi berat terhadap pelaku maupun perusahaan diharapkan tidak lagi terjadi Karhuta dan bisa terhindar dari bencana kabut asap.

“Saya yakin Kalteng mampu mengatasi Karhutla dan tidak terjadi lagi bencana kabut asap. Yang terpenting adalah tetap fokus dan serius melakukan pencegahan dan penanganan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur Sutoyo mengatakan sedikitnya ada sembilan kecamatan di daerah itu yang rawan terjadi Karhutla.

Kesembilan kecamatan rawan terjadi Karhutla tersebut masing-masing Kecamatan Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, Seranau, Pulau Hanaut, Kota Besi dan Kecamatan Parenggean.

“Sampai saat ini belum ada terpantau titik panas atau laporan terjadinya Karhutla di Kotawaringin Timur. Meski demikian kami tetap melakukan pengawasan di wilayah rawan Karhutla tersebut,” terangnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment