DPRD KOTIM 

Legislator Minta Pemda Sanksi Sekolah Langgar Aturan

Foto-Ketua Komisi III DPRD Kotim, Rimbun ST.(setwan)
Sampit,– Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Rimbun meminta pemerintah daerah itu untuk memberikan sanksi terhadap sekolah yang melanggar aturan dalam penerimaan peserta didik baru.
“Harus ada tindakan tegas jika ada ditemukan pelanggaran, terutama di tingkat sekolah dasar. Sekolah diharapkan tidak memberlakukan tes baca, tulis dan hitung atau calistung dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2017-2018,” kataya  di Sampit,rabu 12/5.
Rimbun mengungkapkan, berdasarkan aturan pemerintah   tidak memperbolehkan lagi tes calistung, untuk itu Disdik harus melakukan pengawasan agar sekolah mematuhi semua aturan yang berlaku tersebut.
Menurut Rimbun, siswa baru tingkat Sekolah Dasar belum perlu diterima melalui tes masuk karena pada tahap itu yang harus dikedepankan adalah partisipasi siswa baru. Pemerintah sedang gencar menjalankan program pengentasan angka putus sekolah.
Apabila masih ada sekolah yang memberlakukan tes calistung sebagai syarat bagi siswa baru, dikhawatirkan justru menghambat anak yang akan sekolah. Hal itu akan berdampak buruk terhadap program pemerintah.
“Justru di Sekolah Dasar itulah anak diajari membaca, menulis dan berhitung. Memang rata-rata anak sekarang masuk Taman Kanak-Kanak dan dikenalkan dengan huruf dan angka, tapi di usia itu kemampuan mereka tidak sama dalam menyerap pelajaran,” katanya.
Tinkat pendidikan TK sebetulnya bukan untuk mengajari anak untuk membaca dan berhitung, namun tingkat pendidikan TK arahnya lebih kepada pengenalan lingkungan, bersosialisasi dan bermain.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur Suparmadi mengimbau seluruh Sekolah Dasar untuk tidak memberlakukan tes calistung dalam penerimaan peserta didik baru. Sekolah justru harus mendorong orangtua agar menyekolahkan anak mereka.
“Pokoknya, kalau memenuhi syarat, khususnya masalah umur, apalagi kalau sudah tujuh tahun, maka harus diterima di Sekolah Dasar,” jelasnya.
Suparmadi berjanji akan mengawasi saat penerimaan peserta didik baru. Jika ada sekolah yang memberlakukan tes calistung maka akan langsung ditegur agar tidak melakukan lagi. 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment