DPRD KOTIM 

DPRD Minta PDAM Petakan Titik Rawan Kerusakan Pipa

Foto-Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim, Jainudin Karim, (net)

Sampit, – Kebocoran pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Sampit yang berdampak pada macetnya aliran air di ratusan pelanggan di kecamatan baamang, mendapat komentar dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Jainudin Karim.

Anggota legislatif ini meminta agar pihak PDAM secepatnya memetakan titik rawan kerusakan agar apabila sewaktu-waktu terjadi kejadian serupa bisa ditangani secepatnya.

”Kalau ada kerusakan pipa PDAM harus secepatnya memperbaiki, sehingga tidak mengganggu lingkungan dan ketersediaan air bagi pelanggan,” papar Jainudin Karim, Jumat (12/05)

Politisi Gerindra ini juga juga mendesak agar PDAM Tirta bisa membangun komunikasi yang baik dengan pelanggannya, dan segera memetakan titik rawan kerusakan saluran. ”PDAM semestinya bisa memetakan jalur pipa yang rawan kerusakan, sehingga ada tindakan antisipatif dan tidak mengganggu pelayanan terhadap pelanggan,” tambah Jainudin.

“Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu pasti memiliki target setiap tahun nya karena tidak sedikit dana penyertaan modal yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan PDAM kepada masyarakat,”ungkap Jainudin.

Kemudian lanjutnya, ditahun ini DPRD Kotawaringin Timur sudah menyepakati untuk memberikan dana penyertaan modal kepada PDAM Sampit sebesar Rp.8 Milyar Rupiah, itu digunakan untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan diberikannya dana penyertaan modal kepada PDAM setidaknya ada progress peningkatakan pelayanan kepada masyarakat, artinya jangan hanya jalan tepat kami akan terus pantau perkembangannya,” tambah Jainudin.

Sementara itu kebocoran pipa PDAM yang terjadi di Jl. Muhcran Ali Kecamatan Baamang beberapa hari yang lalu, sempat menjadikan ketersediaan air bersih dari ratusan pelanggan dari kecamatan tersebut macet total.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment