DPRD KOTIM 

Rimbun Ancam Laporkan Pelaku Pungli di Sekolah

ilustrasi-net

Sampit – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rimbun, menegaskan tidak akan ragu melapor ke polisi jika ada sekolah yang melakukan pungutan liar dengan dalih apapun. Dia meminta masyarakat juga mengawasi penyelenggaraan pendidikan agar terbebas dari pungutan liar.

“Yang merasa dipungut melapor ke pihak berwajib atau melapor ke DPRD, nanti saya yang melaporkan ke pihak berwajib. Jangan diberi pintu. Kami siap membantu,” tegas Rimbun, Jumat (5/5/20017).

Penegasan ini disampaikan Rimbun mengingat dalam waktu dekat akan dimulai masa penerimaan peserta didik baru. Hampir tiap tahun, orangtua siswa mengeluhkan mahalnya biaya masuk siswa baru dengan berbagai macam alasan.

Politikus PDIP mengajak masyarakat tidak takut melaporkan jika memang ada pungutan yang diberlakukan sekolah di luar aturan yang ditetapkan pemerintah. Pungutan liar bertentangan dengan semangat pemerintah daerah mewujudkan pendidikan gratis dan meningkatkan angka partisipasi siswa dengan memberi kemudahan akses sekolah.

Rimbun mengajak masyarakat tidak membiarkan jika mengetahui terjadi pungutan liar. Selain akan membebani orangtua siswa, pungutan liar dikhawatirkan menjadi tumbuh subur dan menjangkiti setiap pelaku pendidikan yang seharusnya menjadi panutan.

“Kalau mengetahui terjadi dugaan pungutan liar, segera buat laporan lisan dan tulisan kepada kami. Nanti biar kami yang menindaklanjutinya. Jika terbukti maka harus ditindak tegas,” ujar Rimbun.

Ditegaskannya, tidak boleh ada pungutan dalam penerimaan peserta didik baru. Semua pembiayaan ditanggung pemerintah melalui Bantuan Operasional Sekolah, sehingga tidak ada alasan bagi sekolah atau komite sekolah memberlakukan pungutan kepada siswa.

Komite sekolah juga diingatkan tidak sembarangan dalam memberlakukan pungutan kepada siswa karena bisa melanggar aturan. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah, menjadi payung hukum dan bisa dijadikan rujukan bagi sekolah dan komite sekolah agar tidak melanggar aturan.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment