DPRD KOTIM 

Legislator Dukung Evaluasi Kinerja Pejabat

Foto-Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli, SE, M.Si

Sampit,– Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Jhon Krisli mendukung dilakukannya evaluasi kinerja dan uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIB.

“Evaluasi sangat penting dan perlu karena hal itu melihat dan mengukur kemampuan serta kompetensi setiap pejabat,” katanya kepada  di Sampit, Sabtu (6/5).

Jhon mengungkapkan, melalui evaluasi kinerja dan uji kompetensi akan mempermudah kepala daerah memberikan tugas terhadap pejabat karena kemampuannya telah diketahui.

Dengan adanya evaluasi kinerja dan uji kompentensi juga diharapkan penajabt yang bersangkutan dapat mengemban dan melaksanakan tugas sesuai dengan visi dan misi kepala daerah, yakni bupati.

“Yang jelas seluruh pejabat tinggi di Kotawaringin Timur harus dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” katanya.

Sementara itu, evaluasi kinerja dan uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur telah memasuki tahap presentasi dan wawancara makalah peserta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotawaringin Timur Alang Aranto sebelumnya mengatakan, tahap ini merupakan tahap terakhir dalam penilaian evaluasi kinerja dan uji kompetensi pejabat eselon IIB, setelah sebelumnya dilakukan assesment.

”Tahap presentasi dan wawancara dilaksanakan selama empat hari sejak Selasa (2/5), tapi kami upayakan dalam tiga hari sudah selesai semua. Jumlah peserta yang ikut ada 30 orang, karena dari 31 pejabat aselon IIB yang seharusnya mengikuti evaluasi ada 1 yang tidak mendaftar,” jelasnya.

Penilaian pada tahap presentasi dan wawancara dilakukan panitia seleksi (Pansel) yang dipimpin Sekertaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur Putu Sudarsana dan melibatkan kalangan profesional.

Kalangan profesional itu, yakni tokoh masyarakat dan tiga akademisi dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP), Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), dan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).

Setiap peserta diberikan waktu satu jam untuk melakukan paparan terkait visi-misi bupati Kotawaringin Timur yang tertuang dalam RPJMD dan tanggapan masing-masing peserta mengenai hal tersebut. Selain itu, cara mereka menjalankan program yang disinergikan dengan visi dan misi kepala daerah.

”Setelah ini dilakukan perankingan, minimal satu orang pejabat direkomendasikan pada tiga jabatan oleh tim pansel. Apakah tetap pada jabatan sebelumnya atau beralih, tergantung hasil assessment dan penilaian,” terangnya.

Pejabat yang mendapat nilai bagus dalam evaluasi kinerja dan uji kompetensi, dapat direkomendasikan untuk mengisi jabatan yang strategis.

Sedangkan bagi pejabat yang dinilai masih kurang, akan dipertimbangkan kembali dari jabatan pimpinan yang dipegangnya.

Setelah hasil penilaian diumumkan, hasil tersebut akan dilaporkan terlebih dahulu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), baru ke bupati. Kemudian, disusun jadwal untuk pelantikan para pejabat yang sudah dipilih berdasarkan hasil evaluasi.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: