DPRD KOTIM 

Pemkab Kotim Diminta Evaluasi dan Persiapkan Raih Piala Adipura

Foto – Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli.(Setwan)

Sampit,-Ketua DPRD Kotim meminta Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) mengevaluasi penyebab kegagalan daerah dalam meraih Piala Adipura dua tahun berturut-turut. Tahun 2017 penghargaan kota terbersih itu, jangan sampai kembali lepas dari genggaman Kota Sampit, Kotim.

“Harus menjadi evaluasi bagi pemkab untuk memperbaiki penyebab kegagalan itu sekaligus untuk lebih mempersiapkan Kota Sampit dalam penilaian Adipura berikutnya,” kata Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli di Sampit, Selasa (2/5).

Jhon Krisli, yang juga politisi Partai PDIP,menilai kegagalan meraih Adipura menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemkab Kotim ditahun 2017 ini. Pasalnya penghargaan itu merupakan supremasi  tertinggi di bidang kebersihan dan lingkungan hidup di Indonesia dan menjadi salah satu prestasi terbaik yang dimiliki Pemkab Kotim sebelumnya.

Menurut Jhon, di tahun 2015-2016 lalu telah terjadi penurunan peringkat di bidang lingkungan, untuk itu, seharusnya pemkab mengevaluasi kinerja setiap SKPD terkait dalam hal program lingkungan dan membangun budaya bersih kepada masyarakat.

“Kami melihat faktor kegagalan meraih Adipura karena kurangnya koordinasi antara dinas terkait. Selain itu, pemkab belum bisa mengedukasi masyarakat agar taat kepada aturan dan menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat,” ujar dia.

Untuk diketahui, Kabupaten Kotim sudah empat kali meraih piala Adipura untuk Sampit sebagai kota kecil terbersih. Yakni, tahun 1997 dan tiga lagi, 2012, 2013 serta 2014, diraih semasa periode pertama pemerintahan Bupati Supian Hadi bersama pasangannya, M Taufiq Mukri.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment